Senin, 23 Feb 2026
  • SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DARUD DA'WAH WAL-IRSYAD KOTA PAREPARE
  • SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DARUD DA'WAH WAL-IRSYAD KOTA PAREPARE

Penarikan Mahasiswa KPM STAI DDI Parepare di Kabupaten Wajo

Wajo 17/09/2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Parepare melaksanakan prosesi penarikan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) pada Rabu, 17 September 2025, yang dipusatkan di dua titik, yakni Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo.

Prosesi penarikan di Kecamatan Pitumpanua dipimpin oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Mustaqimah, S.Pd.I., M.Pd., sementara di Kecamatan Keera penarikan dilakukan oleh Nurdin, S.Pd.I., M.Pd., selaku dosen pembimbing lapangan.

Dalam laporan resminya, Ketua Panitia KPM menyampaikan bahwa pelaksanaan KPM Tahun ini berjalan dengan lancar, penuh dukungan masyarakat, serta membawa dampak nyata.

Ia menegaskan, “Sebanyak 36 mahasiswa yang kami berangkatkan, kembali kami tarik seluruhnya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, tanpa kurang satu orang pun. Hal ini membuktikan komitmen mahasiswa dalam menjalankan amanah pengabdian.”

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa keberadaan mahasiswa STAI DDI Parepare selama KPM disambut dengan antusias oleh masyarakat karena benar-benar memberi kontribusi pada pendidikan dan keagamaan desa. Mahasiswa aktif mengajar di sekolah, membina TPA, serta mendampingi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.

Dalam sambutannya, Dr. Mustaqimah menekankan bahwa KPM kali ini bisa menjadi yang terakhir karena kebijakan akademik Tahun depan tidak lagi berbasis kuliah pengabdian masyarakat. Namun, beliau menegaskan bahwa semangat pengabdian harus tetap terpelihara.
“Meskipun formatnya berubah, nilai dan ruh pengabdian kepada masyarakat harus terus hidup dalam diri mahasiswa,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kecamatan Pitumpanua yang hadir mewakili Camat menyampaikan kesan yang sangat mendalam terhadap kehadiran mahasiswa KPM STAI DDI Parepare. Ia menuturkan, salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah kajian fikih mingguan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengupas sebuah kitab kuning dan membacakannya bersama masyarakat. Program ini menjadi istimewa karena sebagian besar mahasiswa STAI DDI Parepare berlatar belakang santri pesantren, sehingga memiliki kemampuan membaca dan menjelaskan kitab kuning dengan baik.

“Inilah warisan akademik sekaligus spiritual yang jarang ditemukan. Kehadiran mahasiswa tidak hanya mengajar di sekolah, tetapi juga menyalurkan ilmu pesantren yang sangat dibutuhkan masyarakat desa kami,” ungkapnya penuh haru.

Suasana dramatis turut mewarnai penutupan, khususnya di Posko Alessilurungnge, ketika Ibu Posko yang selama ini menjadi tuan rumah mahasiswa KPM sempat dua kali pingsan karena berat melepas kepulangan mahasiswa. Peristiwa ini menjadi bukti kedekatan emosional yang terjalin selama mahasiswa berada di tengah masyarakat.

Acara penarikan resmi kemudian ditutup dengan doa bersama. Dengan berakhirnya KPM tahun ini, mahasiswa STAI DDI Parepare resmi kembali ke kampus untuk melanjutkan aktivitas akademik, meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam bagi masyarakat Kabupaten Wajo. (PD)

KAMPUS
Jl. Abubakar Lambogo No.53 Ujung Lare,
Kec. SoreanG Kota Parepare
Sulawesi Selatan 91131

INFO KONTAK
085234956855
https://staiddi-parepare.ac.id
info@staiddi-parepa.ac.id